Liburan Singkat di Negeri Laskar Pelangi, Belitung – 2nd Day

Hari ke-2 di Belitung adalah harinya wisata air! Pada hari ke-2 ini aku dan rombongan banyak sekali mengunjungi pantai-pantai yang ada di Belitung.

Hari ke-2 di Belitung dimulai dengan berangkat menuju Dermaga Kelayang, dari Dermaga Kelayang, aku dan rombongan harus naik kapal menuju tujuan pertama pada hari itu.

Pantai Batu Garuda

Sebenarnya hanya sebutannya saja pantai, tapi kapal tidak bisa bersandar kesana karena banyaknya batu-batu karang yang mengelilingi pantai tersebut. Lalu kenapa di sebut Batu Garuda?Karena ada pemandangan susunan-susunan batu yang salah satu bagiannya menyerupai kepala Burung Garuda. Pantai Batu Garuda ini memang menjadi salah satu destinasi wisata di Belitung, meskipun hanya bisa difoto dari atas kapal.

DSCF1732
Sepintas memang menyerupai kepala burung garuda.

Yah, sebentar saja aku dan rombongan berfoto secara bergantian dari atas kapal yang kami tumpangi, perjalanan dilanjutkan menuju tempat kedua, yaitu Pulau Batu Layar.

Pulau Batu Berlayar

Masih berhubungan dengan batu, kali ini adalah sebuah pulau yang diatasnya terdapat susunan bebatuan yang tampak seperti layar kapal, makanya dinamai pulau Batu Berlayar. Memang kalau diperhatikan, batu-batunya mirip dengan layar kapal.

20180506_113222
Pulau Batu Berlayar

Kali ini aku dan rombongan bisa turun ke pulau tersebut dan melakukan foto-foto sebentar.Di sana kami bertemu dengan beberapa pelancong dari rombongan yang lain, tapi karena tidak terlalu ramai, rasanya masih cukup nyaman untuk menikmati pemandangan disana. Namun aku lebih tertarik pada batu-batunya yang ternyata cukup besar.

Sekitar 30 menit kemudian, aku dan rombongan sudah kembali berada di atas kapal untuk menuju pemberhentian berikutnya. Tujuan kami berikutnya adalah Pulau Pasir Belitung.

Pulau Pasir Belitung

Sebenarnya, kalau dilihat begitu saja, tidak ada yang istimewa dari Pulau Pasir Belitung ini, pulaunya kecil dan tidak luas, tidak ada bebatuan, tidak ada juga pohon kelapa, apalagi yang jualan es kelapa muda. Keistimewaan pulau ini terletak pada fakta bahwa kemunculan pulau pasir ini tergantung pada pasang surutnya air laut. Ya, sama seperti salah satu destinasi wisata di tulisan saya tentang Lombok, yaitu Gili Pasir (A Journey to Lombok-Day 2). Karena alasan inilah, traveler yang waktu kedatangannya tidak pas, bisa jadi tidak bisa melihat pulau ini.

20180506_114626
Pantai Pasir Belitung

Lalu apa yang bisa dilakukan disini?Ya berfoto, apalagi kalau bukan berfoto, begitulah Belitung, tidak akan habis ia menawarkan tempat berfoto berlatarkan batu-batu berukuran besar atau lautan lepas.

Puas berfoto (dan bermain air, karena ternyata sebagian rombonganku ada yang sudah tidak tahan untuk menyeburkan diri ke air), kami kembali ke atas kapal dan menuju Pulau Langkoas/Lengkuas.

Pulau Langkoas

20180506_134248
Welcome to Langkoas Island!

Jika ada yang pernah melihat foto suatu pulau di Belitung yang memiliki mercusuar berdiri di atasnya, maka itu adalah Pulau Langkoas, atau biasa disebut Pulau Lengkuas. Pulau ini juga tidak begitu besar, tapi yang lebih besar daripada Pulau Pasir Belitung. Di atasnya berdiri megah mercusuar yang siap mengarahkan kapal-kapal di perairan Belitung pada malam hari. Kabarnya, dulu saat Belitung belum menjadi tujuan wisata seperti sekarang, para pengunjung bisa naik sampai puncak mercusuar, namun sekarang sudah tidak diperbolehkan lagi. Mungkin takut tangan-tangan jahil wisatawan pada akhirnya akan merusak mercusuar tersebut ya…

20180506_122458
Pulau Langkoas/Lengkuas

Pulau ini terletak tidak jauh dari Pulau Pasir tadi, tidak berapa lama, kami sampai disana. Namun karena air sedang surut, kapal yang kami tumpangi tidak bisa merapat terlalu dekat dengan pulau tersebut karena adanya karang-karang yang mengelilingi pulau Langkoas, alhasil kami harus turun dan berjalan menuju pantai tersebut, meski langkah kaki menjadi sedikit berat, namun pemandangan karang dan beberapa ekor ikan terlihat jelas karena air lautnya masih jernih.

20180506_123427
Kapal-kapal yang mengantar rombongan wisatawan

Nah kalau di pulau pasir tadi tidak ada yang jualan es kelapa muda, di pulau ini cukup banyak yang menjual es kelapa muda dan makanan-makanan ringan, aku dan rombongan memanfaatkan waktu dipulau ini untuk “mengganjal” perut kami dengan kelapa muda (yang ternyata sudah tidak terlalu muda lagi) dan makanan ringan.

DSCF1805
Yak, bersantai dulu dibawah naungan pohon kelapa.

Snorkeling!

Next stop : snorkeling! Ya, kegiatan kami berikutnya adalah snorkeling, kegiatan mengapung tepat dipermukaan air laut sambil melihat pemandangan bawah laut adalah kegiatan kami berikutnya. Jujur, ini baru ketiga kalinya penulis melakukan snorkeling, dan pengalaman penulis pertama adalah di daerah Gunung Krakatau ( baca : Perjalanan Menuju Anak Krakatau : Cagar Alam yang Diapit Sumatra dan Jawa ), dan Lombok, dan menurut penulis, dari ketiga tempat tersebut, yang paling bagus adalah Belitung, airnya masih jernih, ikannya banyak, karangnya masih terjaga dan lautnya tidak kotor, betah rasanya lama-lama snorkeling di Belitung.

20180506_140259
Yak, sekali lagi aku tidak berfoto, karena foto ini aku yang mengambilnya, tapi aku ikutan snorkeling kok!

Selesai snorkeling kami akhirnya dibawa ke tempat makan siang, dan entah lapar atau memang rakus, hampir semua seafood yang disediakan oleh rumah makan tersebut kami santap habis. Satu yang kusenangi ketika makan di Belitung adalah, seafood yang dihidangkan sangat segar, sehingga alergiku tidak kambuh saat memakannya.

20180506_152327
Gimana gak ngiler liat yang beginian?Apalagi habis snorkeling yang pastinya lapar banget!

Selesai makan, kami kembali ke Dermaga Kelayang untuk mandi dan menuju pantai berikutnya, yaitu Pantai Tanjong Tinggi atau lebih dikenal dengan Pantai Laskar Pelangi.

Pantai Tanjong Tinggi alias Pantai Laskar Pelangi

Pantai ini bernama asli Pantai Tanjong Tinggi, namun lebih dikenal sebagai pantai Laskar Pelangi karena pantai ini dipergunakan sebagai tempat syuting film Laskar Pelangi. Pantai ini sendiri menyajikan pemandangan laut dan adanya batu-batu berukuran super besar disana, ditambah saat kami sampai disana, bertepatan dengan matahari tenggelam, sehingga menambah keindahan pantai ini.

 

 

 

 

 

DSCF1809
Sunset di Pantai Tanjong Tinggi. Foto oleh davidoff_photo
DSCF1826
Berfoto duduk di atas batu-batu yang besar disana juga bisa, tapi hati-hati naiknya ya.

Pantai ini asyik sekali dinikmati saat senja, sambil berfoto, menikmati sayup-sayup bunyi air laut, memandangi matahari perlahan kembali ke peraduannya, sambil mengagumi ukuran batu-batu yang ada disana. But nothing last forever…Hari yang sudah gelap memaksa kami kembali ke Tanjung Pandan untuk membeli oleh-oleh dan makan.

Kedai Kopi Kong Djie

Kalau ada satu hal lagi dari Belitung yang cukup dikenal selain Laskar Pelangi, Andrea Hirata dan Pak Ahok, itu adalah Kedai Kopi Kong Djie. Di Jakarta sudah ada beberapa cabang Kedai Kopi Kong Djie yang buka, namun tidak ada salahnya kan mencoba di tempat asalnya? Jadi di saat rombongan yang lain masuk ke toko oleh-oleh, aku memilih melihat-lihat diluar toko dan kemudian mencoba kopi di Kedai Kopi Kong Djie ini. Aku memilih untuk mencoba es kopi susu dan rasanya memang enak, sesuai dengan reputasinya. Oh ya, disini juga mereka menjual bubuk kopinya, dengan harga Rp 75.000,- per 200 gram, dan uniknya ada instruksi untuk menyeduh kopinya dengan air mendidih, jangan menggunakan air panas dari dispenser. Mungkin akan ada rasa yang tidak keluar kalau pakai air panas dari dispenser ya…

DSCF1849
Kedai Kopi Kong Djie, kalau kopinya harus coba sendiri kesini.

Selesai membeli oleh-oleh dan minum kopi, aku dan rombongan dibawa ke tempat makan malam dan kemudian kembali ke penginapan untuk beristirahat. Liburan singkatku dan rombongan di Belitung sudah mendekati akhir karena keesokan harinya kami akan pulang dari Belitung. Well, nothing last forever-kan ya?

7 thoughts on “Liburan Singkat di Negeri Laskar Pelangi, Belitung – 2nd Day

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s